Penerapan Penetration Testing untuk meningkatkan Keamanan Siber

Tipe Penetration Testing

Pada Tahun 2025 Periode Januari-Maret, produk Kaspersky mendeteksi 3.269.174 ancaman siber yang berasal dari internet pada komputer partisipan KSN di Indonesia. Maka dari itu setiap Perusahaan harus mengantisipasi untuk meminimalisir kerugian bisnis yang akan terjadi dengan cara meningkatkan keamanan siber (Cyber Security). Penetration Testing adalah salah satu cara untuk meningkatkan postur keamanan (Cyber Security) secara keseluruhan di dalam suatu sistem.

Pada artikel ini akan membahas lebih detail mengenai Penetration Testing mulai dari Pengertian, Jenis-jenis, contoh penerapan Penetration Testing, dan Manfaat penerapan Penetration Testing.

Pengertian Penetration Testing

Penetration Testing adalah simulasi serangan siber yang dilakukan pada sistem komputer atau jaringan yang dapat mengidentifikasi kerentanan keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang. Kemudian hasil dari dilakukannya Penetration Testing dapat digunakan oleh pemilik sistem organisasi/perusahaan untuk memperbaiki kerentanan atau mengurangi potensi serangan tersebut dan dapat meningkatkan keamanan sistem komputer organisasi/perusahaan tersebut.                                                      

Jenis-Jenis Tipe Penetration Testing

  • Black Box Testing
    Pada metode black box, tester tidak dibekali informasi apapun tentang sistem yang akan diuji, baik infrastruktur atau pun source code yang digunakan. Tester diposisikan layaknya hacker yang harus mengeksploitasi sistem untuk mencari celah keamanan yang bisa diretas. Di sinilah Penguji (tester) harus mencoba untuk menggali dari awal semua informasi yang diperlukan kemudian melakukan analisis serta menentukan jenis attack yang akan dilakukan. Penguji (tester) dengan metode black box harus kenal dengan alat pemindaian otomatis dan metodologi pentest manual.
  • Grey Box Testing
    Metode Tipe Penetration Grey Box adalah metode pengujian keamanan yang menggabungkan elemen dari pengujian Black Box dan White Box. Penguji (tester)  memiliki pengetahuan terbatas tentang sistem yang diuji, seperti sebagian informasi internal atau kredensial pengguna tingkat rendah, tetapi tidak memiliki pemahaman menyeluruh tentang sistem tersebut. 
  • White Box Testing
    Pada White Box Testing, seorang tester sudah mengetahui semua informasi yang diperlukan untuk melakukan penetration test, karena sudah diberi akses penuh. Maka tantangan dalam metode White Box Testing adalah meneliti, memilah-milah semua data yang diterima tersebut dan mengalokasikan celah pada tiap titik yang dianggap rentan atau berpotensi mengalami serangan.

Contoh Penerapan Tipe Penetration Testing

  1. Melakukan pengujian Aplikasi Web
    Mengirimkan input yang berbahaya ke aplikasi untuk melihat apakah aplikasi dapat memprosesnya dengan aman atau justru rentan terhadap eksploitasi penyerang.
  2. Melakukan pengujian Jaringan
    Mencoba meretas jaringan Wi-Fi yang digunakan perusahaan untuk melihat apakah jaringan tersebut aman dari akses yang tidak sah
  3. Melakukan Pengujian Aplikasi Mobile
    Mencoba mengakses data sensitif yang disimpan dalam aplikasi mobile atau mencoba mengeksploitasi kerentanan dalam kode aplikasi. 

Manfaat Penerapan Tipe Penetration Testing

  1. Menemukan celah yang lemah pada sistem keamanan

Manfaat utama penetration testing adalah untuk menemukan kerentanan keamanan dalam sistem. Kerentanan ini dapat berupa kesalahan konfigurasi, bug dalam kode, atau kelemahan dalam kebijakan keamanan. Dengan ini maka perusahaan dapat memperkuat sistem keamanannya

  1. Dapat memperkirakan kerugian dalam perusahaan

Uji penetrasi memiliki kemampuan untuk mengestimasi konsekuensi ekonomis yang akan dihadapi di suatu bisnis apabila terkena serangan digital. Konsekuensi ini mencakup kerusakan data, dan hambatan dalam aktivitas operasional. Dengan memahami tingkat kerugian yang tinggi, keputusan perusahaan selanjutnya dapat mengambil langkah-langkah untuk meminimalisir konsekuensi tersebut.

  1. Meningkatkan awareness (kesadaran) dalam sistem keamanan

Penetration testing juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran keamanan bagi organisasi/perusahaan maupun individu karyawan atau manajemen. Dengan mengetahui kerentanan yang ada, karyawan dan manajemen dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan sistem dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari serangan siber.

Uji Sebelum Mereka Menyerang!

Mencari layanan uji penetrasi yang andal di Indonesia?
Hubungi Kavida Cybersecurity Solutions  hari ini untuk menjadwalkan konsultasi gratis dan ambil langkah pertama untuk mengamankan bisnis Anda.
info@kavida.id

Open WhatsApp
1
Need Help?
kavida
Hello!
Can we help you?